Tuhan, aku hanya berharap pilihanku akan membawaku pada satu kelegaan, pun harus terjawab pada detak kemudian kesekian.
-Jessica Johanna
Friday, September 21, 2012
Sunday, September 16, 2012
RUMAH HATIMU
Rumah. Sejauh mana pun aku
melangkah dan berlari, kepadanya juga aku kembali.
Rumah. Karena disanalah hati
begitu nyaman berdiam.
Ada rindu yang terus bernyawa.
Membawa inginku selalu kembali kepadanya.
Rumah itu kamu. Semesta nyaman
yang menjalar dan teduh yang berjajar.
Menguar rindu yang tak terbilang.
Mengeja cinta - tanpa tanda
tanya, berulang-ulang.
Rumah itu, hatimu.
-Moammar Emka, Dear You
Friday, September 14, 2012
YOU
Berkacalah ketika kau merefleksi diri.
Apa yang kau lihat? AKU ?
Samakah terlihat kesakitan itu?
Ajaklah bicara apa dia juga merasakannya?
Apa kau akan meninggalkan luka?
Siapa DIA?
“Perempuan itu.. Dia menunggu kata dan sejuta kebesaran
rasa”
Pantulkan rasamu, jangan membuatnya berkaca kaca, menguap
menghilangkan cerianya…
Menjalani ini… Dia tak mampu
Beri rasa dan asa... Kini luka...
Kau memang yang paling sempurna membubuhkannya
Kau? dengan ketenanganmu...
Aku? dengan penantianku...
Kita? …..........
- By : angieamanda.tumblr.com -
Wednesday, September 5, 2012
SUPERB
Keyakinan merupakan suatu pengetahuan di dalam hati, jauh
tak terjangkau oleh bukti - Kahlil Gibran
Friday, August 31, 2012
*CLING*
ku celahi tumpukan jerami yang menenggelamkanku
ku kuak timbunan lumpur hitam yang menggenangi tubuhku
dan benar saja!
ternyata didalamnya bertumpuk mutiara!
-Jessica Johanna
ku kuak timbunan lumpur hitam yang menggenangi tubuhku
dan benar saja!
ternyata didalamnya bertumpuk mutiara!
-Jessica Johanna
TERTOHOK ENGGAN
Terasa melampaui batas nalar
Tak pernah sebelumnya aku bertemu dengan rasa macam demikian
Sedikit tonjokan, menghela!
Telak aku tersadar!
Seolah terlalu tinggi
Terlalu berani
Dan mungkin terlalu tersilap
Atau mungkinkah juga ternyata terlalu salah?
Beranikah untuk tinggalkan?
Ah... Aku benar-benar merasa terlalu tinggi!
Maaf jika ternyata terlalu rapuh!
Bahkan untuk sekedar bermimpi saja, kini aku enggan!
-Jessica Johanna
-Jessica Johanna
Thursday, August 30, 2012
MEYAKINKAN DIRI? SIAPA YANG BISA?
Tidak ada yang bisa meyakinkan aku akan kamu
Tidak juga kamu, dia ataupun mereka
Tidak ada pula yang bisa meyakinkan kamu akan aku
Tidak juga aku, dia ataupun mereka
Hanya diri kita sendiri yang bisa!
-Jessica Johanna
-Jessica Johanna
Subscribe to:
Posts (Atom)
