Thursday, October 27, 2011

DNS DAN IP ADDRESS

Nama domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau e-mail server jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, salin juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web, contohnya “wikipedia.org”. Nama domain kadang-kadang disebut pula denagn istilah URL, atau alamat website.

Pada awalnya, nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin, namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain. Nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain ini.
Sistem penamaan domain ; SNR (bahasa Inggris : (Domain Name System ; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email untuk setiap domain).

Dahulu, setiap komputer di jaringan komputer menggunakan HOST>TXT dari SRI (sekarang SIR International), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama. Namun sistem tersebut mewarisi beberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat, setiap saat sebuah alamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update terhadap file host.

Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan, sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubahan tersebut secara dinamis. Inilah DNS.
DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja denagn alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain. Contohnya adalah penunjukkan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet.

Agar seluruh komputer (host) yang terhubung ke internet dapat berkomunikasi, dibuatlah sebuah protocol (rule atau “aturan main”) standar yang mengatur komunikasi data tersebut. Adalah TCP atau IP yang menjadi protokol resmi untuk aplikasi internet sejak tahun 1983 hingga sekarang.
Dalam protocol TCP atau IP tersebut, setiap host yang terhubung ke internet harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. IP Address tersebut haruslah bersifat unik, tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Sebagai contoh situs Microsoft.com memiliki IP Address 207.46.250.119. Pengguna IP Address diseluruh dunia dikoordinasikan oleh lembaga sentral internet yang dikenal dengan IANA (Internet Asigned Number Authority).

Menurut wikipedia, alamat IP (Internet Protocol Address) atau sering disingkat IP adalah deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi utnuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4) dan 128-bit (untuk IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan internet berbasis TCP atau IP.

IP Address sebetulnya terdiri dari dua bagian yaitu bagian Network Identifier (NetID) yang berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain dan bagian Host Identifier (HostID) yang menentukan alamat host atau komputer dalam suatu network. Jadi seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama akan memiliki bit network (NetID) yang sama. Analoginya adalah seperti alamat rumah yang terdiri dari nama jalan dan nomor rumah.


Sumber :
http://www.catatanteknisi.com/2010/11/mengenal-apa-itu-ip-address.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain
http://id.wikipedia.org/wiki/Nama_domain


SEJARAH INTERNET

Internt merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet yang kemudian disederhanakan menjadi Internet

Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu
sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan
setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung
menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang
penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET
mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London
merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan
Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob
Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal
pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil
mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun
kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk
sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin,
menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France
Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana
orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka
dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982
dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita
kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal
dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda,
Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup
USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984
diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain
Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi
1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan
melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan
IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling
berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000
komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling
bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa
menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk
jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui
sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun
1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama
kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di
tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator
1.0.

Sumber : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
http://www.internetan.net/2011/04/sejarah-perkembangan-internet-di-dunia.html


Tuesday, September 20, 2011

hari ini, 20 Sept 2011

Langkah baru di semester 3... Dan pagi tadi gue langsung ketemu psikologi klinis. Ga tau kenapa, banyak kata-kata Bu Trida yang bikin gue pengen nangis. Gue sadar banyak hal, kalo ternyata banyak yang selama ini gue sembunyiin, banyak yang ga keluar, banyak yang tertahan.
Dan setelah gue pikirin, bener juga sih, akhir-akhir ini emang lagi ada beberapa masalah. Dan semua ga terasa yaa, tapi ga taunya, ya kayak kerak, lama-lama makin tebel. Ga bagus sih buat guenya kalo lama-lama begini.

Dan setelah gue inget-inget.. hahaha, gue ga pernah nangis, lebih tepatnya, gue ga pernah mau nangis, karna gue merasa itu ga perlu. Ya Allah, berat banget kok ya rasanya... Gue ga pernah secuek ini sama perasaan gue sendiri. Tapi ya itu dia, bener, gue ga pernah nangis dan gue belum sepenuhnya ngeluarin semuanya sampe ke akar-akar.. Paling gue ngetik, itu juga gue ga ngerti cara ngungkapinnya, yang ada ambigu. Yaa.. gue lebih suka sesuatu itu ambigu, punya lebih dari satu makna. Sebenernya sih biar ga ketawan yang gue maksudkan itu apa, hehehe..

Tapi ga masalah lha yaa, gue punya Allah yang bisa gue curhatin kapan aja. Gue masih punya banyak kertas kosong dan pena.. Selama ada sajadah dan mukena... Selama gue masih bisa ngeliat dan bercanda sama keluarga, sahabat, para lelakiku (hahaha) dan temen-temen gue, gue merasa semuanya better :)





*sambil di temenin all the love in the worldnya the corrs...
"I need someone who really sees me"

Thursday, September 15, 2011

antara

ingin penuh, tapi hanya bisa separuh
terlalu sesak penuh di dada
aku bahkan tak sempat bisa mendeskripsikannya



dan sayatan, tak pernah terasa semanis ini

Wednesday, September 14, 2011

kutipan

Dan kamu akan mengaliri lukamu dengan kerelaan dan kesenangan. Kamu akan bangun bersama fajar dengan hati dan perasaan yang lapang dan kamu akan memuji Tuhan atas hari yang lain yang berisi cinta. Kemudian kamu akan tidur dan di hatimu ada do'a untuk orang yang kamu cintai.

Namun, kini kerinduan telah menjadi cangkirku, kasih sayang menjadi anggur yang kuminum, sedangkan kesendirianku menjadi kemabukanku. Dan dalam dahaga yang tak dapat terpuaskan ini, tersembunyi kegembiraan abadi.



-KAHLIL GIBRAN

Sunday, September 11, 2011

catatan kecil

sebuah lamunan panjang yang tak berujung, entah mengenai apa
seketika menyadarkanku
banyak yang berbeda.. ya, berubah!
baik dan buruk... hitam atau putih.. atau malah kau jadikan abu-abu?
semua hanya berpengaruh sejauh mana kita menyikapinya
akankah kita bawa itu menjadi pekat? ataukah menjadikannya cahaya?
tak semua manis harus selalu kau telan
pun tak selamanya pahit harus selalu kau muntahkan!

Tuesday, August 23, 2011

sebuah notes

Tuhan, aku berharap agar luka ini tak pernah terbuka dan tak pernah tersentuh lagi.. meski belum sembuh betul. sekalipun di dalamnya masih tersisa debu-debu halus yang menyebabkan luka ini bisa terinfeksi kembali.. sekalipun darah segar masih sesekali mengalir.. tapi aku berharap antibodi-ku cepat melawan semua itu dan kulit baru-ku segera menutup luka ini. meski aku lelah berpura-pura untuk tak peduli dan menahan sakit yang tak terlalu sakit ini. walau aku sampai akhirnya hanya memilih tersenyum untuk merasakan semuanya dengan begitu banyak tanda tanya tersisa. semoga luka ini tak kan pernah ada bekasnya... biarkan dia pudar bersama waktu... pelan-pelan, aku pasti bisa memaafkan.. semoga!